Cara Membuat Jurnal Skripsi dengan Benar

Pada kesempatan ini admin akan berbagi cara membuat jurnal skripsi yang baik dan benar, bagi sobat yang sedang mencari cara membuat jurnal skripsi yang benar, setelah mengerjakan skripsi silahkan baca postingan kali ini.

adapun susunan dari jurnal skripsi tersebut terdiri dari :
  • Judul
  • Abstrak
  • Pendahuluan
  • Bahan dan Metode
  • Hasil
  • Pembahasan
  • Kesimpulan
  • Daftar Pusaka


    Langkah – langkah membuat jurnal skripsi dengan benar.

    1. Judul
    Cara Membuat Jurnal Skripsi dengan Benar
    panduanim.com

    Sebuah keharusan setiap jurnal ilmiah memiliki judul yang jelas. Dengan judul yang jelas dapat mempermudah pembaca untuk mengetahui inti dari sebuah jurnal. Contoh judul yang kurang jelas : “Laporan diskusi umum”. Dengan judul seperti ini, maka kurang adanya minat pembaca/kejelasan dari isi laporan sebaiknya gunakan judul seperti : “jenis data pada motherboard dan power suply” . Dengan judul seperti ini memungkinkan para pembaca untuk mengetahui isi laporan dari jurnal tersebut.


    2. Abstrak
    Abstrak adalah sebuah uraian atau ikhtsar lengkap dari sebuah karya tulis. Abstrak harus di buat secara lengkap dan memuat segala permasalahan, metode penelitian, hasil, dan kesimpulan. Bagian ini di tulis dengan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Bagian abstrak sendiri seharunya menyajikan sekitar 250 kata dan dilengkapi 3 kata kunci utama. Abstrak pada umumnya tidak lebih dari 3 paragrap, yang merangkum metode, tujuan, kesimpulan, dan hasil. Sebaiknya tidak menggunakan singkatan atau kutipan dalam abstrak.


    3. Pendahuluan
    Pendahuluan adalah bagian dari sebuah laporan yang fungsinya untuk pengantar sebelum memasuki inti dari laporan. Dalam menulis sebuah karya tulis termasuk skripsi atau sebagainya pasti di awali dengan bab pendahuluan. Ingat jangan membuat pendahuluan terlalu luas. Ingat bahwa kita menulis jurnal untuk rekan yang juga memiliki pengetahuan yang sama dengan kita.
    Dalam bab pendahuluan umumnya berisi :
    • latar belakang masalah,
    • ruang lingkup,
    • tujuan,
    • uraian ringkas penyususnan,
    • waktu pelaksanaan,
    • sumber informasi yang menjelaskan kenapa anda mengambil pemasalahan yang akan di kaji tersebut.


    4. Bahan dan Metode
    Pada bagian ini menjelaskan ketika percobaan telah di laksanakan. Peneliti menjelaskan desain dari percobaan, mode pengumpulan data, peralatan dan jenis penanganan. Apabila percobaan dilaksanakan di alam.
    Maka si penulis menggambarkan daerah percobaan penelitian, lokasi, dan menjelaskan pekerjaan yang dilakukan. Aturan umum yang harus di ingat adalah “Bagian ini harus memaparkan secara jelas dan rinci sehingg pebaca mempunyai pengetahuan dan tekhnik dasar aga bisa di publikasikan.


    5. Hasil
    Di bagian ini peneliti menyajikan data yang ringkas dan jelas dengan tunjauan menggunakan tabek, teks naratif, dan atau gambar.
    Pentng : hanya hasil yang di sajikan, tidak semua interpretasi data atau kesimpulan dari sebuah data dalam bagian ini. Dalam penyajian data yang di kumpulkan dalam gambar atau tabel harus lengkap dalam teks naratif dan mudah di fahami.
    jangan diulang secara panjang lebar data yang telah di sajikan dalam bentuk gambar atau tabel tesebut.

    6. Pembahasan
    Pada bagian pembahasan ini, Peneliti menafsirkan data dengaan pola yang telah atau sedang di amati. Setiap hubungan atau variabel percobaan yang penting dan pada setiap korelasi antara variabel dapat dilihat dengan jelas.
    Peneliti harus menyertakan penjelasan yang berbeda dari hasil atau hipotesis yang berbeda atau serupa dengan setiap dengan setiap percobaan yang terkait dilakukan oleh peneliti lain.

    7. Kesimpulan
    Bagian kesimpulan hanya menyertakan bahwa peneliti berpikir mengenai setiap data yang disajikan berhubungan kembali pada pernyataan yang dinyatakan dalam sebuah pendahuluan.
    Mengacu dengan bagian pendahuluan dan kesimpulan, seorang pembaca harus mempunyai ide yang bagus dari peneliti ini, meski hanya rincian spesifik.

    8. Daftar Pustaka
    Semua kutiapan (informasi) yang didapatkan peneliti haruslah di tulis sesuai abjad. Hal ini bertujuan untuk pembaca yang ingin merujuk literatur asli. Perlu diperhatikan bahwa refrensi yang dikutip benar-benar disebutkan ke dalam jurnal yang kita buat tersebut.


    Daftar bacaan;
    https://bukubiruku.com/cara-membuat-jurnal-skripsi/

    Belum ada Komentar untuk "Cara Membuat Jurnal Skripsi dengan Benar"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel