Profil Jenderal Edy Nasution calon Wakil gubernur Riau


Edy Nasution adalah figur baru dalam konstalasi politik tanah air, meskipun selama ini kiprahnya cukup besar untuk Indonesia. Maklum, Edy adalah seorang prajurit yang lebih dari 30 tahun mengabdikan diri di dunia militer dan tugas negara lainnya. Terakhir pria kelahiran Bengkalis 29 Mei 1961 bertugas sebagai komandan Korem 031 Wira Bima di provinsi Riau dengan pangkat Brigadir Jenderal TNI.

Ada 1 hal yang sering ditanyakan masyarakat tentang alasan dia memilih pensiun dini dari TNI, Lalu maju menjadi orang nomor dua, bukan orang nomor satu.

"Begini, awalnya saat ditugaskan menjadi Danrem ke Riau itu bagi saya sama dengan pulang kampung setelah 30 tahun bertugas di sejumlah daerah di Indonesia. Kebetulan di Riau sedang ada persiapan pemilihan Gubernur semua orang sedang membicarakan siapa-siapa tokoh yang akan maju di pilgubri 2018. Dari beberapa pertemuan dengan tokoh masyarakat dan keluarga besar, saya pun disarankan untuk maju.

Waktu itu saya belum mau. Namun hampir di mana-mana saya disarankan untuk maju. Akhirnya saya jawab, ini akan saya pertimbangkan dengan catatan: satu, saya jangan 'dijodohkan' dengan bakal calon gubernur manapun; kedua, kasih saya waktu beberapa bulan untuk mempelajari semua nama-nama bakal calon gubernur yang akan maju."

Setelah proses itu berjalan beberapa bulan, Edy akhirnya menjatuhkan pilihannya Kepada Bupati Siak H Syamsuar. "Alasan saya memilih Pak Syamsuar, selain sederhana dan agamis, beliau seorang birokrat yang meniti karir dari bawah. Prestasinya segudang untuk Riau khususnya Kabupaten Siak," katanya.

Nah terkait tentang alasan dia mau menjadi orang nomor dua, Edy mengakui dalam pendidikan militernya setiap prajurit harus mampu menjadi nomor satu. Menjadi komandan di setiap kesatuan. "Namun setelah mengenal Sosok Syamsuar lebih dekat, untuk menjadi nomor 1 atau nomor 2 sudah bukan masalah lagi bagi saya." Ujarnya. selama 2 periode kepemimpinan Syamsuar, dia melihat hubungan Bupati dan Wakil Bupati sangat solid. Sebagai prajurit TNI, menjadi tolak ukur sendiri untuk menilai kualitas seorang pemimpin.

Edy Nasution adalah sosok pria disiplin yang agamis. Kedekatan beliau dengan ulama bukan baru-baru ini saja. Edy kecil dididik ketat oleh orang tuanya dengan ilmu agama. Sehingga bekal ilmu agama itulah yang menjadi penentu arah hidupnya.

Sejak masuk Akmil, tamat dan mengabdi ke tengah masyarakat, Edy dikenal sebagai figur militer yang agamis. Hampir di setiap kesempatan ini didaulat masyarakat menjadi khatib Idul Fitri dan Idul Adha dan Imam shalat berjamaah.

0 Response to "Profil Jenderal Edy Nasution calon Wakil gubernur Riau"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel