Pendahuluan Studi Kelayakan Bisnis Lengkap

Bagi kamu seorang mahasiswa jurusan Manajemen, kamu akan mengambil matakuliah studi kelayakan bisnis(SKB). Lalu apa itu SKB?, apa saja manfaat SKB?, bagaimana tujuan dan pentingnya matakuliah SKB?, pihak apa saja yang memerlukan SKB? dan lainnya akan kita bahas pada postingan kali ini.

Pendahuluan Studi Kelayakan Bisnis

Pengertian Studi Kelayakan Bisnis

Studi kelayakan bisnis sebagai sebuah analisis yang secara istilah juga dikenal dengan Studi Kelayakan Proyek. Secara umum studi kelayakan bisnis dapat didefinisikan sebagai suatu studi atau penelitian yang mendalam terhadap suatu ide bisnis/rencana investasi untuk menentukan layak atau tidaknya ide/rencana investasi tersebut untuk dilaksanakan dengan berhasil atau menguntungkan. Jadi hasil akhir dari sebuah analis studi kelayakan bisnis adalah keputusan untuk memulai sebuah usaha atau tidak. Baca juga Bisnis-bisnis dengan Modal Kecil yang Berpeluang Sukses


Studi kelayakan bisnis juga didefinisikan sebagai sebuah penelitian tentang berhasil tidaknya proyek investasi dilaksanakan secara menguntungkan (penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan ekses sumber daya, penghematan devisa, dan peluang usaha)

Manfaat Studi Kelayakan Bisnis

Ada 4 manfaat dari mempelajari studi kelayakan bisnis ini, yaitu :

Analisis kelayakan bisnis perlu dilakukan karena diyakini akan memberikan manfaa bagi banyak pihak dan sektor:

  • Pertama, pihak yang sangat berkepentingan dengan keputusan kelayakan sebuah rencana bisnis adalah pemilik usaha, pemilik modal atau disebut juga dengan investor. Bagi pemilik usaha, analisis kelayakan sebuah usaha tidak hanya akan memberikan informasi tentang keuntungan yang akan didapatkan dari investasi, akan tetapi lebih penting lagi adalah untuk mengantisipasi dan mencegah dari kemungkinan kerugian yang akan terjadi.
  • Kedua, adanya studi kelayakan bisnis juga memberikan manfaat kepada pihak lain di luar perusahaan yaitu calon tenaga kerja. Adanya studi kelayakan bisnis akan menentukan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha. sebuah bisnis baru tentunya akan menyerap tenaga kerja.
  • Ketiga, analisis kelayakan sebuah bisnis tentunya akan merencanakan produk atau jasa yang akan dihasilkan. Hal ini merupakan sebuah kegiatan ekonomi produktif yang tidak hanya menghasilkan barang dan jasa, akan tetapi yang lebih penting lagi sejauhmana dan berapa banyak nilai tambah serta multiplier effect yang akan dihasilkan.
  • keempat, adanya sebuah usaha yang layak dan menguntungkan tentunya akan menurunkan kebutuhan akan import dari negara lain. Adanya pengurangan import tentunya akan secara komulatif menghemat devisa, bahkan jika produk atau jasa yang dihasilkan dapat diekspor maka akan ikut menyumbang devisa bagi negara.

Selain manfaat diatas, adanya sebuah usaha yang layak juga akan menjadi informasi bagi penentu kebijakan untuk mengambil keputusan dalam penyedian sarana dan prasarana pendukung, membuka isolasi suatu daerah, dan secara komulatif akan meningkatkan kondisi ekonomi suatu negara.

Tujuan dan Pentingnya Studi Kelayakan Bisnis

Analisis kelayakan suatu ide bisnis sangat penting dilakukan karena menyangkut pengeluaran modal dalam jumlah besar dan memiliki konsekuensi jangka panjang, Apabila pengeluaran modal dalam jumlah besar dan memiliki konsekuensi jangka panjang. Apabila keputusan pengeluaran modal telah dilakukan maka akan sulit untuk melakukan perubahan karena kemungkinan akan mendatangkan kerugian yang besar. Berdasarkan hal tersebut, maka studi kelayakan bisnis ini dilakukan untuk menghindari keterlanjutan penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan/tidak layak. Sebaliknya, dengan analisis kelayakan yang baik maka diharapkan sebuah usaha akan marketable, sustainable, efektif dan efisien, legal serta yang paling penting profitable.
Baca juga

Pihak yang memerlukan Studi Kelayakan Bisnis

Ada 3 pihak yang memerlukan/paling berkepentingan dengan studi kelayakan bisnis, yaitu:
1. Investor
Ketika sebuah laporan studi kelayakan bisnis (SKB) dinyatakan layak, maka langkah selanjutnya adalah mencari investor atau penanam modal jika diperlukan. Sebelum pihak investor menyetujui untuk menanamkan modalnya pada bisnis tersebut, pihak investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis (SKB) yang diajukan. Hal tersebut sebagai bahan pertimbangan investor atas keuntungan yang akan didapatkan serta jaminan keselamatan atas modal yang akan ditanamnya.
2. Kreditur
ilihan lain untuk mencari modal selain investor yakni kreditor. Kreditor yang dimaksud disini adalah pihak yang akan dipinjami modal. Semisal yang akan dipinjami modal adalah Bank, maka Bank tersebut juga berhak meninjau ulang studi kelayakan bisnis (SKB) yang telah dibuat untuk mempertimbangkan keputusannya agar memberi pinjaman atau tidak.
3. Pemerintah
Pihak yang satu ini pasti memerlukan laporan studi kelayakan bisnis (SKB). Karena bagaimanapun juga secara langsung atau tidak langsung, kebijakan pemerintah akan mempengaruhi kebijakan perusahaan. Contoh kebijakan pemerintah pada sektor ekonomi diantaranya: penghematan devisa negara, penggalakan ekspor non-migas dan pemakaian tenaga kerja massal serta masih banyak lagi. Melihat beberapa kebijakan pemerintah tersebut, proyek-proyek bisnis yang membantu kebijakan pemerintah akan lebih diprioritaskan untuk berkembang.


Demikian pembahasan pendahuluan dari studi kelayakan bisnis, pelajari juga akuntansi keperilakuan dengan materi terbagi menjadi 13 bab dalam format pdf, maupun doc. semoga dapat menambah wawasan sobat sekalian. Silahkan share ke berbagai jejaring sosial jika sobat dengan postingan ini, berikan komentar jika ada pertanyaa.

Belum ada Komentar untuk "Pendahuluan Studi Kelayakan Bisnis Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel