Apakah kartu Kredit/Debitmu Aman?

"Kartu debit berdasarkan definisi Wikipedia Indonesia adalah kartu pembayaran secara elektronik yang diterbitkan oleh perbankan. Kartu berbahan plastik ini, biasa disebut kartu ATM karena fungsinya yang bisa digunakan untuk menarik tunai atau transfer uang di mesin ATM. Sementara Kartu kredit biasa disebut sebagai kartu utang karena fungsinya yang dapat digunakan untuk meminjam uang ke bank penerbit dengan batas tertentu dan dibayar sebelum jatuh tempo. Pembayaran bisa secara cicil atau lunas. Bila terlambat, ada denda yang ditetapkan bank penerbit." demikian dikutip dari situs cermati.com

Pada kesempatan ini kita tidak akan membahas mengenai Kartu Debit vs Kartu Kredit, Mana Pilihan Anda?, melainkan adalah tentang hal yang sangat penting dalam melakukan transaksi online, yaitu Apakah kartu Kredit/Debitmu Aman?. Artikel dibawah ini disalin dari Instagram bukalapak mencakup motif pencurian kredensial, faktar card not present, dan tips aman bertransaksi online. Mari kita masuki pembahasan berikut ini.

Sering menggunakan kartu kredit atau debit untuk keperluan online? Memang praktis dan hemat waktu ya! :) Tapi udah waktunya kamu lebih teliti dan waspada supaya kartu kredit atau debit-mu nggak disalah-gunakan orang lain!

Instagram/bukalapak
CNP (Credit Not Present) adalah jenis penipuan dengan memanfaatkan kartu kredit/debit milik orang lain untuk bertransaksi online. Transaksinya dapat dilakukan tanpa harus menunjukkan kartu secara fisik maupun tanda tangan pemilik kartu.

Motif Pencurian Kredensial

Pelaku menjalankan serangan siber dengan menggunakan malware atau memanfaatkan kelemahan pada Wi-Fi Publik. Cara lain adalah dengan mengeksploitasi kelemahan psikologis manusia (social engineering). Pelaku menggunakan berbagai media seperti e-mail dam panggilan telepon untuk mendapatkan informasi kartu kredit/debit korbannya.

Fakta Seputar Card Not Present

1. 92% Penipuan transaksi online pada tahun 2017 melibatkan penggunaan kartu kredit. (Experian, 2018)
2. 21% Peningkatan penipuan kartu kredit terjadi pada tahun 2016 dibandingkan tahun sebelumnya. (The Nilson Report, 2016)
3. 45% Penipuan kartu kredit terjadi secara online atau melalui telepon untuk melakukan pembelian. (Alte Group, 2014)
4. Peningkatan keamanan kartu chip EMV (teknologi yang dapat mencegah tindakan duplikasi atau kloning kartu kredit) memaksa pelakunya untuk mengalihkan fokus pencurian melalui transaksi CNP.

7 Tips Agar Tetap Aman Bertransaksi Online Menggunakan Kartu Kredit/Debit

1. Hindari menggunakan Wi-Fi Publik saat bertransaksi Online.
2. Pastikan URL dari situs yang kamu kunjungi menggunakan "https://", agar aktivitas yang kamu lakukan pada situs tersebut terjaga kerahasiaanya dan tidak bisa dibaca oleh pihak lain.
3. Selalu rahasiakan 3 digit card Verification Value (CVV) yang tertera di belakang kartu.
4. Ubah password akun online dan nomor pin kamu secara berkala.
5. Aktifkan notifikasi transaksi dari bank penerbit kartu melalui telepon seluler.
6. Lakukan transaksi di situs web yang memiliki sistem 3D Secure Transaction, Visa/MasterCard SecureCode, agar data kartu kredit/debit kamu dijamin keamanannya.
7. Cek laporan tagihan kartu kamu secara berkala, jika kamu menemukan tagihan di luar transaksi yang kamu lakukan, segera hubungi bank penerbit kartu kredit kamu.

Dekimianlah artikel tentang Apakah kartu Kredit/Debitmu Aman?, semoga dapat menambah wawasan sobat dan agar lebih berhati-hati lagi dalam melakukan transaksi online dikemudian hari. Jika artikel ini bermanfaat bagi sobat silahkan share melalui tombol dibawah, terimakasih kepada sobat yang telah berkunjung pada postingan ini. Artikel ini disalin dari instagram bukalapak tanpa perubahan, ikuti tautan ini untuk mendapatkan informasi terkait.

Belum ada Komentar untuk "Apakah kartu Kredit/Debitmu Aman?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel